RSS

Mangut Lele Mbah Marto

24 Mar

Dicopas tanpa basa-basi dari sini

Tak hanya kaya dengan wisata alam dan budaya, Yogyakarta juga kaya dengan ragam kulinernya, khususnya kuliner ala pedesaan. Banyak sekali warung makan yang terletak di desa nan tersembunyi namun ketenarannya sudah terdengar dimana-mana, hingga tak heran jika para pecinta kuliner rela blusukan guna menikmati kelezatannya.

Salah satu kuliner desa yang lokasinya mblusuk dan warungnya sangat sederhana namun selalu dicari oleh wisatawan adalah Mangut Lele Mbah Marto. Warung yang usianya sudah puluhan tahun ini menyediakan makanan khas berupa mangut lele atau lele asap yang kemudian dimasak menggunakan santan lengkap dengan rempah-rempah sehingga menciptakan aroma dan rasa yang khas.

Mangut lele Mbah Marto terbilang istimewa. Dengan resep rahasianya yang sudah teruji sejak puluhan tahun lalu, Mbah Marto berhasil menciptakan mangut lele dengan tekstur daging yang kesat, empuk, dan pedas. Kuah santan yang digunakan untuk memasak lele pun berwarna merah terang menandakan banyaknya penggunaan cabai.

Tak semata karena resep rahasianya, cita rasa yang berbeda dari mangut lele kebanyakan itu dihasilkan dari proses pengolahannya. Hingga kini Mbah Marto masih menggunakan tungku dan kayu bakar untuk mengolah lelenya. Lele yang telah dibersihkan ditusuk dengan pelepah daun kelapa kemudian diasap di atas tungku.

Selain mangut, di warung ini juga terdapat menu tambahan seperti krecek, sayur daun pepaya, gudeg, opor ayam, dan garang asem. Semua makanan tersebut ditempatkan dalam panci berukuran besar dan diletakkan di atas amben (balai-balai bambu). Siapa pun yang akan makan tinggal mengambil sendiri nasi dan lauk yang diinginkannya. Pembayaran dilakukan setelah pengunjung selesai makan.

Lokasi Mangut Lele Mbah Marto

Warung Mangut Lele Mbah Marto terletak di Dusun Ngireng-ireng, Saraban, Panggungharjo, Sewon Bantul. Tepatnya di daerah belakang kampus Institut Seni Indonesia yang berjarak 7 kilometer di sebelah selatan pusat kota. Jika ini adalah kunjungan perdana, ada baiknya Anda bertanya kepada warga sekitar, sebab lokasi warung ini di tengah perkampungan dan tidak ada penunjuk jalan maupun plakat warung. Mangut Lele Mbah Marto buka setiap hari mulai pukul 10.00 – 16.30 WIB atau tutup jika sudah habis.

photo by : mariwisatamari.blogspot.com

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on March 24, 2015 in Jogja, Lokasi Kuliner

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: