RSS

Mengenal 15 Jenis Pempek Palembang, Bule Aja Suka!!!

28 Jul

Pempek atau Empek-empek siapa sih yang nggak kenal dengan makanan khas daerah Palembang yang terbuat dari adonan tepung terigu dan ikan, dimakan dengan kuah yang bercuka? Nyam-nyam, membayangkan saja sudah membuat lidah ane merasakan kegurihannya, makanan khas Palembang yang terbuat dari ikan dan sagu. Sebenarnya sulit untuk mengatakan bahwa pempek pusatnya adalah Palembang karena hampir di semua daerah di Sumatera Selatan memproduksinya.

SEJARAH

Menurut sejarahnya, pempek telah ada di Palembang sejak masuknya perantau Cina ke Palembang, yaitu di sekitar abad ke-16, saat Sultan Mahmud Badaruddin II berkuasa di kesultanan Palembang-Darussalam. Nama empek-empek atau pempek diyakini berasal dari sebutan “apek”, yaitu sebutan untuk lelaki tua keturunan Cina sedangkan “koh”, yaitu sebutan untuk lelaki muda keturunan Cina.

Berdasarkan cerita rakyat, sekitar tahun 1617 seorang apek berusia 65 tahun yang tinggal di daerah Perakitan (tepian Sungai Musi) merasa prihatin menyaksikan tangkapan ikan yang berlimpah di Sungai Musi yang belum seluruhnya dimanfaatkan dengan baik, hanya sebatas digoreng dan dipindang. Ia kemudian mencoba alternatif pengolahan lain. Ia mencampur daging ikan giling dengan tepung tapioka, sehingga dihasilkan makanan baru. Makanan baru tersebut dijajakan oleh para apek dengan bersepeda keliling kota. Oleh karena penjualnya dipanggil dengan sebutan “pek … apek”, maka makanan tersebut akhirnya dikenal sebagai empek-empek atau pempek.[1]

Namun cerita rakyat ini patut ditelaah lebih lanjut karena singkong baru diperkenalkan bangsa Portugis ke Indonesia pada abad 16. Selain itu velocipede (sepeda) baru dikenal di Perancis dan Jerman pada abad 18. Selain itu Sultan Mahmud Badaruddin baru lahir tahun 1767. Juga singkong sebagai bahan baku sagu baru dikenal pada zaman penjajahan Portugis dan baru dibudidayakan secara komersial tahun 1810. Walaupun begitu sangat mungkin pempek merupakan adaptasi dari makanan Cina seperti baso ikan, kekian ataupun ngohyang.

Pada awalnya pempek dibuat dari ikan belida. Namun, dengan semakin langka dan mahalnya harga ikan belida, ikan tersebut diganti dengan ikan gabus yang harganya lebih murah, tetapi dengan rasa yang tetap gurih.

Pada perkembangan selanjutnya, digunakan juga jenis ikan sungai lainnya, misalnya ikan putak, toman, dan bujuk. Dipakai juga jenis ikan laut seperti Tenggiri, Kakap Merah, parang-parang, ekor kuning, dan ikan sebelah. Juga sudah ada yang menggunakan ikan dencis , ikan lele serta ikan tuna putih.

Bukti Orang Bule Doyan Pempek

bagi para penggemar pempek (Pempek Lovers)
Ni ane kasi 15 varian pempek Palembang yang bisa jadi agan sista belum tahu. Yang paling terkenal itu paling kapal selam, kan, ya? Padahal, banyaak banget jenis-jenis pempek lainnya. Apa saja?

1. Pempek Lenjer

Pempek lenjer atau pempek gelondongan ialah pempek dimana adonannya dibentuk pemanjang mirip kerupuk basah di Kalimantan. Sebelum digoreng, pempek ini direbus dalam air mendidih hingga mengambang di permukaan panci. Jika begitu pempek siap disantap bersamah kuah cuko. Mau dimakan langsung enak, di goreng lagi makin maknyus.

2. Pempek Kapal Selam

Membuat pempek kapal selam butuh teknik khusus. Ini karena adonan mentah dibentuh seperti cangkang untuk menampung (biasanya 1 butir) telur. Jika belum mahir, salah-salah adonannya pecah ketika direbus dan telurnya berhamburan. Sebagian mengakalinya dengan cara merebus dulu telur tersebut. Namun menurutku rasanya beda dan sudah tidak original. Oh ya, di Palembang pempek Kapal Selam TIDAK dimakan bersama mie kuning ya.

3. Pempek Lenggang

Dinamakan demikian karena pempek ini dimasak dengan cara dilenggang (proses pemanggangan) di atas tungku berisikan bara. Adonan mentah dicampur dengan (biasanya 2 butir) telur, dikocok bersama sedikit bumbu di atas cangkang daun pisang. Begitu bagian bawah mulai matang, semua adonan ditumpahkan ke cangkang daun pisang lainnya dengan bagian atas kini berada di bawah sehingga matangnya merata.

4. Pempek Lenjer Kecil

Bentuk Lenjer Kecil sama seperti pempek Lenjer (besar). Namun ukurannya kecil dan dapat dimakan dalam sekali kunyah (untuk ukuran mulutku ya hehe). Sebagian orang biasanya memodifikasi pempek ini dengan cara membelah bagian tengahnya dan diisi ebi, kecap dan cabai sehingga lebih kaya rasa.

5. Pempek Telur Kecil

Nah ini juga sama seperti pempek kapal selam. Bedanya telurnya dikocok terlebih dahulu di sebuah wadah dan dimasukkan ke dalam cangkang adonan dengan takaran yang sesuai. Jadi dalam satu pempek nggak sampai 1 butir telur isinya. Sebagian orang biasa mengisi dengan telur burung puyuh yang sudah direbus. Namun sekali lagi rasanya beda menurutku.

6. Pempek Adaan

Pempek Adaan adalah adonan mentah yang dibentuk bundar seukuran bola golf yang langsung digoreng tanpa harus direbus terlebih dahulu. Biasanya adonannya dicampur dengan jembak atau daun bawang sehingga lebih wangi dan nikmat. Jorge suka banget pempek jenis ini.

7. Pempek Kulit

Jika pempek lain dibuat dari campuran tepung dan daging ikan, nah pempek kulit ini dibuat dari kulit ikan. Tak heran teksturnya biasanya lebih kenyal, terasa berserat dan warnanya lebih gelap. Namun, soal rasa, hmm, juara!

8. Pempek Pistel

Pistel ya, bukan pistol hehe. Pempek pistel bentuknya sama seperti pempek telur kecil namun bedanya berisikan parutan papaya muda yang sudah dibumbui dan ditumis. Ini adalah pempek favoritku! Rasanya uenaaak banget dan ketika dimakan biasanya kres-kres-kres di mulut.

9. Pempek Tahu

Tahu mentah dibaluri dengan adonan pempek. Jadi deh ukurannya sama seperti pempek telur kecil. Jika dibuat dengan ukuran lebih besar maka jadilah model. Tinggal ditambah kuah saja.

10. Pempek Tunu

Tunu berarti panggang. Beda dengan pempek Lenggang yang juga dibakar, pempek tunu dibuat tanpa campuran telur. Hanya adonan mentah yang dibentuk seperti bola golf. Nah begitu matang, biasanya bagian tengah dibelah dan diberi ebi, kecap dan cabai. Jika mau dimakan dengan cuko juga enak.

11. Pempek Keriting

Atau juga dikenal dengan nama pempek kerupuk. Bentuknya seperti gumpalan mie. Memang dibuatnya menggunakan cetakan khusus yang dipres sehingga adonannya mengalir ke bawah dan pembuatnya dengan cekatan mencetak adonan tersebut dan langsung merebusnya.

12. Pempek Dos

Pempek Dos dibuat hanya menggunakan tepung terigu/sagu, bumbu tanpa campuran ikan sama sekali. Dinamakan pempek dos karena adonan mentah yang digoreng biasanya mengeluarkan bunyi seperti mele-DOS hehe maksudnya suara percikan udara di dalam minyak. Walau tanpa ikan, pempek dos juga uenak loh!

13. Pempek Godo

Nah, Pempek Godo lain lagi. Jika semua pempek dibuat dari campuran tepung terigu/sagu, pempek godo dibuat dari gandum juga tanpa ikan. Bisa dibentuk pipih seperti pizza (kami menyebutnya pempek tebek) atau dibuat seperti bakwan. Ya, kalau dicampur sayuran sih memang mirip bakwan ya. Dapat divariasikan juga dengan campuran udang berukuran sedang. Enaknya itu, bueehhh!

14. Pempek Sosis

Sama saja sih seperti pempek lainnya namun isiannya sosis. Bisa berbentuk seperti pempek lenjer atau pempek kapal selam. Bagi anak-anak yang suka makan sosis cara begini bisa dilakukan juga. Menarik, namun menurutku ini sudah tidak original.

15. Pempek Keju

Ya ya ya, sama seperti pempek sosis dimana isiannya yang biasanya telur diganti keju. Ini sih sudah terlampau nyeleneh menurutku namun ya ada aja yang suka. Tinggal menunggu aja pempek cokelat, pempek strawberry, pempek pisang. Eleh eleh eleh. Hehehe. Gimana, banyak kan jenisnya? Mostly adonan pempek dibuat dari ikan. Bisa ikan Gabus, ikan Belida, Ikan Tenggiri dsb. Namun ada juga yang membuat pempek dari udang dan cumi. Rasanya? Ya beda sih, Cuma tetap enak kok. Yang penting itu cuko-nya pas di lidah.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on July 28, 2015 in Lainnya, Palembang

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: