RSS

Tips Mengolah Daging Kurban

25 Sep

Dicopas tanpa basa-basi dari sini

Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban. Selama seharian banyak orang disibukkan dengan urusan menyembelih, memotong, hingga mengolah daging kurban. Setiap keluarga pasti telah mempersiapkan rencana pengolahan daging kurban. Ada yang memasak sate, tongseng, rendang, empal, dan sebagainya. Agar sajian olahan daging Anda makin nikmat, perhatikan cara pengolahan daging berikut ini:

Cara Menghilangkan Bau pada Daging

Banyak orang mengalami masalah dalam menghilangkan aroma tidak sedap pada daging, terutama daging kambing. Agar tidak menimbulkan bau jangan langsung mencuci daging. Gunakan daun jeruk untuk mencucinya, agar daging tidak terlalu menimbulkan bau. Cara lain untuk menghilangkan bau prengus pada daging kambing adalah dengan membungkus daging kambing dengan daun pepaya atau membalur dengan parutan atau jus nanas selama kurang lebih 10 menit.

Anda juga dapat menggunakan ketimun. Potong ketimun kecil-kecil kemudian aduk bersama dengan daging kambing. Lama proses mengaduk kurang lebih lima hingga sepuluh menit. Namun, apabila bau belum hilang, aduk terus hingga aroma ketimun menjadi lebih dominan.

Untuk daging yang langsung diolah, cara yang terbukti ampuh membuat daging empuk dengan membungkus daging dengan daun pepaya atau membalurinya dengan jus atau parutan nanas.

Bagi anda yang akan memasak daging tersebut keesokan harinya, Anda bisa menyiapkan daun pepaya atau daun buah jambu biji, rebus daging tersebut bersama daun pepaya atau daun jambu biji, atau coba rendam potongan daging tersebut kedalam nanas yang sudah diblender.

Cara Memasak Daging

Jika Anda akan mengolah daging dengan cara dibakar, saat memanggang pilih potongan daging merah tanpa lemak yang dapat mengurangi kemungkinan asap tebal yang meninggalkan karsinogen di dalam daging. Apabila memanggang, sebaiknya masak di atas api sedang atau panas yang tidak langsung. Jangan dengan panas tinggi yang dapat menyebabkan kandungan gizi pada daging hilang. Jangan memasak terlalu lama sehingga warna dan tekstur daging tetap bagus. Saat memanggang, sebaiknya gunakan penjepit atau spatula demi menghindari atau melepaskan tetesan air dan darah pada daging.

Untuk membunuh bakteri penyebab penyakit dalam daging, pastikan menggunakan api atau panas yang cukup ketika memanggang atau membakar daging. Sebaiknya daging direndam aneka bumbu yang dapat mengurangi pembentukan bakteri di dalam daging. Dengan menambahkan gula pada pengolahan daging, selain bermanfaat sebagai cita rasa, juga memberikan warna pada permukaan dan lapisan dalam daging.

Bila diolah dengan menggoreng, sebaiknya menggunakan minyak panas yang membuat suhu daging tetap terjaga. Harus diingat pula daging mengandung lebih dari senyawa penyebab kanker. Supaya daging tidak gosong, pastikan bahwa daging yang dimasak bersuhu aman.

Semoga tips dari Gudegnet bermanfaat bagi Anda dan selamat mencoba.

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on September 25, 2015 in tips

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s